
Batusangkar (30/1). Penyelenggaraan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) batch 3 di LPTK UIN Mahmud Yunus Batusangkar telah sampai kepada pelaksanaan dan pengukuhan guru profesional bagi peserta PPG yang sudah dinyatakan lulus dan disahkan dengan SK Rektor nomor B-3760/Un.25/R/PP.00.9/11/2025 sebanyak 512 orang dan ditambah dengan 4 orang retaker yang baru lulus pada bulan Desember dengan SK Rektor Nomor B-4245/Un.25/R/PP.00.9/12/2025. Yudisium dan Pengukuhan dilaksanakan secara blended pada hari Jumat, 30 Januari 2026 dimana mahasiswa bergabung melalui aplikasi Zoom. Sementara pengelola dan tamu undangan berada di ruang pertemuan gedung K Lt.4 Kampus 1 UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Pelaksanaan Yudisium dan Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari pengumuman hasil UKMPPG oleh panitia nasional PPG Kementerian Agama RI pada tanggal 6 November 2025, agar LPTK penyelenggara segera melaksanakan Yudisium kelulusan bagi peserta yang dinyatakan lulus. Untuk selanjutnya penyerahan sertifikat pendidik agar para guru yang sudah lulus dapat segera memperoleh NRP dan tunjangan sertifikasi. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring mengingat tersebarnya peserta dari berbagai daerah yang ada di Indonesia, yaitu dari Provinsi Aceh sampai Papua yang terbagi ke dalam beberapa mapel yaitu PAI, Fikih dan Akidah Akhlak. Disamping itu juga ada beberapa peserta retakerdari mapel SKI, Quran Hadist, dan GKMI.


Turut hadir dalam acara tersebut adalah pimpinan LPTK, Kabiro dan beberapa tamu undangan dari Diknas 50 Kota, Kemenag 50 Kota, Kemenag Tanah Datar, Diknas Tanah Datar, dan Agpaii Tanah Datar. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota, bapak Antoni, S.Pd.,M.Pd.T dalam sambutannya mengatakan bahwa para guru PAI yang baru dikukuhkan pada hari itu merupakan orang-orang garda terdepan yang akan mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara kognitif namun juga spiritualnya. Guru agama bertanggung jawab dalam pembinaan karakter para siswa karena dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan orang-orang yang cakap namun juga rajin solat dan bagus akhlaknya. Karena itu, seorang guru profesional harus mengutamakan pengabdiannya di atas kepentingan pribadi.
Bapak Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag, M.A.,M.Res.,Ph.D juga turut memberi sambutan melalui rekaman video. Beliau mengemukakan kebahagiaannya dengan dikukuhkannya 516 orang guru profesional yang sudah menamatkan pendidikan PPG nya di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Selanjutnya harapan beliau adalah para guru profesional dapat melaksanakan tugasnya dengan lebih baik, bangga atas tanggungjawabnya sebagai guru agama, dan dapat meningkatkan kompetensi dirinya secara berkelanjutan. Tidak lupa juga bapak rektor mengajak para alumni PPG untuk dapat melanjutkan pendidikannya di Pasca Sarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar.


Kegiatan Yudisium dan Pengukuhan ini berlangsung secara khidmat walaupun secara daring. 90% lebih peserta yang dikukuhkan hadir melalui aplikasi Zoom. Bapak Yuli Safrizal tampil membaca Ikrar Guru Profesional dan ibuk Fitria Gusnita menyampaikan pesan dan kesan mewakili seluruh peserta. Acara ini ditutup dengan menyanyikan lagu Hymne Guru, Padamu Negeri dan foto bersama. Bagi pengelola PPG, terlaksananya kegiatan Yudisium ini merupakan kebanggaan tersendiri atas sudah selesainya penyelenggaraan PPG batch 3 tahun 2025. Semoga sukses selalu bagi para guru dan PPG UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
(Nina, kaprodi)








