Daftar Sekarang
Alamat Program Studi:
Lima Kaum, Batusangkar
Email Program Studi:
pgpaud@uinmybatusangkar.ac.id
Telepon Program Studi:
+62 852-7461-4119
UINMYBSK

Berita

Workshop Pengembangan RPP/Modul Ajar berbasis Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta

Batusangkar (7/8). Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) LPTK UIN Mahmud Yunus Batusangkar selaku penyelenggara PPG Daljab melaksanakan Seminar dan Workshop tentang pengembangan Perangkat Pembelajaran berbasis Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan dilaksanakan di ruang pertemuan gedung K Lt.4 Kampus I UIN Mahmud Yunus Batusangkar pada hari Kamis, 7 Agustus 2025.

Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi Permendikdasmen no.13 tahun 2025 yang memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka dan menekankan pada Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), perlu rasanya membekali para dosen dan guru pamong PPG pemahaman yang mendalam terkait isu tersebut untuk kesiapan mendampingi mahasiswa PPG dalam mengembangkan perangkat pembelajaran pada batch yang akan datang.

Selain Deep learning, pada workshop ini juga didiskusikan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai suatu pendekatan baru dalam pembelajaran yang diinisiasi oleh Kementerian Agama untuk menciptakan lingkungan belajar yang mengasah nalar sekaligus menghidupkan nurani. Ibuk Nefri Leni, SE, S.Pd, M.Pd, selaku narasumber dari Balai Diklat Keagamaan Padang mengemukakan bahwa baik Deep Learning maupun Kurikulum Berbasis Cinta merupakan perbaikan dari kurikulum yang ada demi menciptakan sekolah yang ramah anak dimana mereka dapat mengembagkan potensi yang mereka miliki melalui pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan, sekaligus menambahkan topik cinta yang disebutnya PANCA Cinta khusus untuk pembelajaran di madrasah.

Kegiatan workshop ini dihadiri oleh para dosen dan guru pamong PPG baik dari guru PAI sekolah maupun madrasah yang berjumlah 80 orang. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, bapak Dr. Ridwal Trisoni, S.Ag, M.Pd menyampaikan bahwa nilai-nilai kasih sayang dan pembelajaran yang humanis sebenarnya sudah diterapkan semenjak lama, namun perlu adanya kejelasan dan ketegasan dalam rancangan pembelajaran yang dibuat oleh para guru dan kemudian memastikan bahwa rancangan tersebut benar-benar dilaksanakan.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan workshop, para guru pamong diminta untuk mengembangkan RPP/Modul ajar sesuai mapel masing-masing untuk selanjutnya dapat dipergunakan dalam pendampingan mahasiswa PPG dan tentu juga diterapkan sendiri oleh para guru pamong dalam pembelajaran di sekolahnya masing-masing

(Nina, kaprodi)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *